DENPASAR, BADUNGINFO.COM – Sebagai upaya memberikan perlindungan kepada konsumen dan memastikan integritas perdagangan di pasar tradisional, ratusan pedagang di Pasar Badung mengikuti kegiatan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP). Kegiatan yang berlangsung pada Senin (27/4) ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap transaksi di pasar terbesar di Denpasar ini berjalan secara jujur dan transparan. Menjaga Standar Akurasi di Jantung Ekonomi Pasar Badung, sebagai pusat urat nadi perekonomian masyarakat, memiliki volume transaksi yang sangat tinggi setiap harinya. Oleh karena itu, akurasi alat timbang menjadi elemen krusial. Dalam sidang tera ulang ini, para petugas dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Metrologi Legal menyisir satu per satu timbangan milik pedagang, mulai dari timbangan meja, timbangan pegas, hingga timbangan digital. Proses ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk pengawasan ketat untuk memastikan tidak ada alat ukur yang mengalami kerusakan atau sengaja diubah demi keuntungan sepihak. Setiap timbangan yang lulus uji kemudian diberikan segel resmi sebagai tanda bahwa alat tersebut layak dan sah digunakan untuk bertransaksi. Antusiasme Pedagang Demi Kepercayaan Pelanggan Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pedagang. Mereka terlihat mengantre dengan tertib sambil membawa timbangan masing-masing ke meja petugas. Bagi para pedagang, memiliki timbangan yang sudah ter-tera ulang adalah bentuk profesionalisme yang akan meningkatkan kepercayaan pelanggan. “Kami ingin pembeli merasa tenang saat belanja di sini. Dengan adanya tera ulang ini, kami sebagai pedagang juga merasa lebih percaya diri bahwa dagangan yang kami timbang sudah pas ukurannya,” ujar salah seorang pedagang bumbu yang mengikuti prosesi tersebut. Komitmen Menuju Pasar Tertib Ukur Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mewujudkan “Pasar Tertib Ukur”. Selain melakukan kalibrasi fisik, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai cara perawatan alat timbang agar tetap akurat dalam jangka waktu lama. Pihak pengelola Pasar Badung menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala. Jika ditemukan adanya kecurangan atau alat timbang yang tidak standar namun tetap digunakan, pihak pengelola tidak segan untuk memberikan teguran hingga sanksi administratif. Perlindungan bagi Konsumen Melalui langkah preventif ini, diharapkan masyarakat tidak perlu lagi merasa was-was saat berbelanja kebutuhan pokok. Keakuratan timbangan menjadi kunci utama dalam menjaga ekosistem perdagangan yang sehat dan harmonis antara penjual dan pembeli di pasar tradisional. Dengan terlaksananya tera ulang ini, Pasar Badung kembali memperkuat citranya sebagai pasar tradisional modern yang tidak hanya lengkap, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam setiap transaksi yang terjadi di dalamnya. Redaksi Badunginfo.com Post navigation Sosok Kartini Muda dari Tabanan: Menghidupkan Sektor Pertanian Lewat Sentuhan Digital Brimo Investasi Sumber Daya Manusia: Badung Asah Kreativitas Generasi Muda Lewat Panggung Fashion dan Jegeg Bagus 2026