BADUNGINFO.COM, GIANYAR – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Swedia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dasar sebuah jurang di wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar. Berdasarkan hasil identifikasi awal dan kondisi fisik jenazah saat ditemukan pada Selasa, 28 April 2026, korban diduga telah meninggal dunia selama kurang lebih tiga hari sebelum ditemukan. Penemuan jenazah ini bermula dari laporan warga setempat yang mencium aroma tidak sedap di sekitar lokasi kejadian. Pihak kepolisian bersama tim evakuasi dari BPBD Gianyar dan Basarnas Bali segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan area. Kronologi Penemuan dan Identifikasi Berdasarkan keterangan pihak kepolisian di lokasi kejadian, korban ditemukan berada di kedalaman jurang dengan medan yang cukup terjal. Identitas korban dipastikan merupakan warga negara Swedia berdasarkan dokumen pendukung yang ditemukan di sekitar lokasi dan koordinasi dengan pihak penginapan tempat korban menginap. “Jenazah ditemukan di dasar jurang dan kondisi fisiknya mengindikasikan korban sudah meninggal dunia sekitar tiga hari lalu. Saat ini kami masih mendalami penyebab pasti jatuhnya korban ke dasar jurang tersebut,” ungkap perwakilan dari Polsek Ubud. Proses Evakuasi yang Menantang Tim SAR gabungan harus berupaya ekstra untuk mengangkat jenazah korban dari dasar jurang. Medan yang curam dan licin menjadi kendala utama dalam proses evakuasi yang berlangsung selama beberapa jam. Dengan menggunakan peralatan vertical rescue, jenazah akhirnya berhasil diangkat ke atas pada siang hari. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Ngoerah Denpasar guna dilakukan proses autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian secara medis. Penyelidikan Pihak Kepolisian Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak akomodasi wisata di mana korban terakhir kali terlihat. Belum dapat dipastikan apakah kematian korban disebabkan oleh kecelakaan murni saat sedang melakukan aktivitas di luar ruangan atau terdapat unsur lain. Pihak Konsulat Swedia juga telah diinformasikan mengenai insiden ini guna proses pemulangan jenazah serta pengurusan lebih lanjut dengan pihak keluarga di negara asal. Kepolisian mengimbau kepada wisatawan, terutama pendaki atau mereka yang beraktivitas di area tebing dan jurang, untuk selalu waspada dan memperhatikan faktor keselamatan diri. Penulis: Tim Redaksi Badunginfo.com Navigasi pos Wagub Giri Prasta Tegaskan Bali Bakal Larang Wisman Sewa Sepeda Motor demi Keamanan Update Tragedi Kecelakaan Kereta Api di Bekasi: Korban Meninggal Dunia Bertambah Menjadi 16 Orang